PEMASANGAN APP 3 PHASA SISTEM PENGUKURAN TIDAK LANGSUNG TEGANGAN RENDAH

PEMASANGAN APP 3 PHASA SISTEM PENGUKURAN TIDAK LANGSUNG TEGANGAN RENDAH
TUJUAN   
Instruksi Kerja dipergunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan pemasangan alat pengukur dan pembatas (APP) system pengukuran tidak langsung-Tegangan Rendah (TR).




PERALATAN KERJA

  1.  Obeng +/-
  2. Tang potong
  3. Tang Kombinasi
  4. Tang Pengupas Kabel

Filter Time Constants = 2000 ms yang terdapat pada LUCAS-NULLE PID

Pada praktikum ini.pengujian sistem dilakukan secara manual yaitu dengan mengatur Filtering Time Constants = 0 ms yang terdapat pada LUCAS-NULLE PID controller Programme and Configure. Dapat dilihat pada tabel berikut ini,

PID Controller Parameters
P-action Element
Kp = 1
I-action Element
off
D-action Element
off
Setpoint (Reference) Variable
source
Manual
Filter
N/A
Controlled Variable
Input
Analog [x1]
Filter Time Constants
0 ms
Manipulated Variable
Limit
0 ... 100%
Scaling Range
+/- 100%
Scaling Offset
0 %
Output
+/- Y max
Options
Controller Cycle Time
1 ms
No. Of Measurement
300
Disturbance Variable Output
off
Continous Controller Operation
off

Keterangan :
  1. Kontrol P= 1, I =0, dan D=0
  2. Penyaringan (Filter) level dari Tank dilakukan secara manual.
  3. Filter Time Constants diberikan = 2000 ms.
  4. Input variabel yang dikontrol yaitu level cairan pada Tank dengan skala 0 – 100%
  5. Gangguan (Disturbance Variable) tidak diberikan (Off)
  6. Pengontrolan sistem berlangsung ketika sistem mulai melakukan pengisian pada level 0% sampai level berada ada skala 100%, sistem tidak dilakukan secara kontinu atau terus menerus (Continous Controller Operation = Off).

Setelah mengatur parameter pengontrolan sesuai dengan tabel, program dapat dijalankan dan hasilnya ialah sebagai berikut :

PERANCANGAN INSTRUMENT TELEMETRI UNTUK DIGUNAKAN PADA KEGIATAN TRACKING OBSERVASI PARAMETER ATMOSFER SECARA VERTIKAL

Observasi parameter atmosfer secara vertikal


  • Unit transmitter  : payload radiosonde RS-06G MEISEI
  • Unit receiver  : antenna, pre-amp, modem, radio receiver dan komputer (PC)

Rangkaian Blok Sistem Instrument


Rancangan instrument telemetri ini terdiri dari beberapa bagian blok dengan fungsi beragam, tetapi mempunyai fungsi saling berkaitan dalam sistem rangkaian, untuk memantau sinyal berupa gelombang radio berisi informasi parameter data atmosfer. Blok sistem rangkaian tersusun seperti pada gambar 1 di bawah :


Gambar 1 : Blok Diagram Instrument Telemetri

Filtering Time Constants = 1000 ms yang terdapat pada LUCAS-NULLE PID

Pada praktikum ini, pengujian sistem dilakukan secara manual yaitu dengan mengatur Filtering Time Constants = 1000 ms yang terdapat pada LUCAS-NULLE PID controller Programme and Configure. Dapat dilihat pada tabel berikut ini.

PID Controller Parameters
P-action Element
Kp = 1
I-action Element
off
D-action Element
off
Setpoint (Reference) Variable
source
Manual
Filter
N/A
Controlled Variable
Input
Analog [x1]
Filter Time Constants
1000 ms
Manipulated Variable
Limit
0 ... 100%
Scaling Range
+/- 100%
Scaling Offset
0 %
Output
+/- Y max
Options
Controller Cycle Time
1 ms
No. Of Measurement
300
Disturbance Variable Output
off
Continous Controller Operation
off


Keterangan :
  1. Kontrol P= 1, I =0, dan D=0.
  2. Penyaringan (Filter) level dari Tank dilakukan secara manual.
  3. Filter Time Constants diberikan = 1000 ms
  4. Input variabel yang dikontrol yaitu level cairan pada Tank dengan skala 0 – 100%
  5. Gangguan (Disturbance Variable) tidak diberikan (Off).
  6. Pengontrolan sistem berlangsung ketika sistem mulai melakukan pengisian pada level 0% sampai level berada ada skala 100%, sistem tidak dilakukan secara kontinu atau terus menerus (Continous Controller Operation = Off).

Setelah mengatur parameter pengontrolan sesuai dengan tabel, program dapat dijalankan dan hasilnya ialah sebagai berikut :


PRAKTIKUM V FUNGSI

PRAKTIKUM V FUNGSI


A. Tujuan Instruksional Khusus
  1. Memecah program dalam fungsi fungsi yang sederhana.
  2. Menjelaskan tentang pemrograman terstruktur.
  3. Mengetahui perbedaan antara variabel lokal, eksternal, statis dan register

B.  Dasar Teori
Fungsi adalah suatu bagian dari program yang dirancang untuk melaksanakan tugas tertentu dan letaknya dipisahkan dari program yang menggunakannya.  Elemen utama dari program bahasa C berupa fungsi-fungsi, dalam hal ini program dari bahasa C dibentuk dari kumpulan fungsi pustaka (standar) dan fungsi yang dibuat sendiri oleh pemrogram.  Fungsi banyak digunakan pada program C dengan tujuan :
a.       Program menjadi terstruktur, sehingga mudah dipahami dan mudah dikembangkan.  Dengan memisahkan langkah-langkah detail ke satu atau lebih fungsi-fungsi, maka fungsi utama (main()) menjadi lebih pendek, jelas dan mudah dimengerti.
b.      dapat  mengurangi pengulangan (duplikasi) kode.  Langkah-langkah program yang sama dan dipakai berulang-ulang di program dapat dituliskan sekali saja secara terpisah dalam bentuk fungsi-fungsi.  Selanjutnya bagian program yang membutuhkan langkah-langkah ini tidak perlu selalu menuliskannya, tetapi cukup memanggil fungsi-fungsi tersebut.

1.            Dasar Fungsi
Fungsi standar C yang mengemban tugas khusus contohnya adalah ;
  • printf() , yaitu untuk menampilkan informasi atau data ke layar.
  • scanf() , yaitu untuk membaca kode tombol yang diinputkan.


Pada umumnya fungsi memerlukan nilai masukan atau parameter yang disebut sebagai argumen. Nilai masukan ini akan diolah oleh fungsi.  Hasil akhir fungsi berupa sebuah nilai (disebut sebagai return value atau nilai keluaran fungsi).  Oleh karena itu fungsi sering digambarkan sebagai "kotak gelap" seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Gambar 1 : Fungsi sebagai sebuah kotak gelap

Filtering Time Constants = 100 ms yang terdapat pada LUCAS-NULLE PID

Filtering Time Constants = 100 ms

Pada praktikum ini, pengujian sistem dilakukan secara manual yaitu dengan mengatur Filtering Time Constants = 100 ms yang terdapat pada LUCAS-NULLE PID controller Programme and Configure. Dapat dilihat pada tabel berikut ini.


Rangkaian LCD

Rangkaian LCD


Perancangan tampilan LCD berfungsi sebagai interface untuk menampilkan data yang diterima dari hasil alat yang bekerja sehingga dapat menampilkan data saat sistem bekerja. Adapun skematiknya ialah seperti pada Gambar 1 berikut ini.


Gambar 1: Skematik LCD

ALAT ALAT KERJA LISTRIK

ALAT ALAT KERJA LISTRIK Tang Potong Tang buaya Tang Kombinasi Tespen